Berlin II

(Gorden kamar Putri lucu yah!)

(Nunggu bus bertingkat!)

(Di depan Kirche apaaa... gitu ;P)

(Lurusannya Bradenburger Tor, like the gold thingy!)

(9jam menuju Germany vs. Spain di jalan menuju Bradenburger Tor yang ditutup)

(Bradenburger Tor, ramai dengan para pendukung bola.)

(Tadinya kita mau makan di HCP, but tutup, akhirnya makan di Resto Asia deh.)


(we end it up, with visiting The Sony Center)

Hari ini kita full macam turis, jalan sana, jalan sini, bolak sana, balik sini. Mengunjungi sebagian tempat terkenal di Berlin. Sampe-sampe betis pada keriting. Kebetulan hari minggu-nya, ada pertandingan German lawan Spain, jadi Bradenburger Tor rame pengunjung yang mau nonton layar gede. Tapi kita ga nonton. Soalnya kalo kita nonton nanti kita ga bisa pulang ke Wismar. Tapi tetap saja menyenangkan! Mau balik lagi!

Berlin I

Hari Sabtu, saya pergi jalan-jalan ke Berlin untuk pertama kalinya. Setelah 2x ke Berlin (numpang transit doang) dan menorehkan kisah buruk yang cukup bikin saya trauma. Yang pertama, teman saya ketinggalan kereta di Berlin ketika kami mau pulang ke Nuernberg dari Wismar. Yang kedua, saya salah turun stasiun, lupa kalau di Berlin itu stasiunnya ada banyak, walhasil kami (waktu itu saya dan Indah) ketinggalan kereta menuju Wismar, mengharuskan kita menunggu 2 jam di udara luar musim dingin yang waktu itu (saya inget banget) lagi badai. Bayangkan! And we spent 35euro more to bought the next ticket!

Tapi kali ini kita berangkat dengan harapan mau senang (senang setelah selesai ujian). Saya berangkat bersama 3 teman saya: Indah, Aryo & Ady. Anak semester 1 semua, karena yang semester 2 lagi sibuk FSP. Menginap di tempat temennya Ady: Putri, Gibran & Ihsan. Kita pergi naik Schoenes Wochenende Ticket, 35euro bahagia buat ber-5. 


(Di kereta)

Nyampe Berlin langsung makan. Sengaja ngosongin perut dari pagi, supaya bisa puas makan di Kanon (or whatever it write). Ayam sepiring besar ya kan.. Kita santap dengan penuh birahi dalam waktu sekejap.

(Awalnya)

(Sisanya)

Habis itu, kita sempet belanja-belinji di Alexander-Platz. Yang ternyata hari itu lagi ada parade lesbian. Kita gemes banget ngeliat cewe-cewe dan cowo-cowo bergandeng tangan, mesra. Yang paling jijai, ngeliat cowo-cowo dengan bekas cupangan yang sama di leher sebelah kirinya. YAIX! What a world!

Dari Alexander-Platz kita pun ke Toko Vietnam, belanja bahan makanan yang di Wismar tidak dijual. Saya beli kecap, saus tiram, mie goreng, mie rebus, kacang ijo dll. Huhuhuhuhuhu.. Rasanya ingin beli satu toko, tapi apa daya..

Dari situ kita pergi ke Zoologische Garten, ketemu Erin. Ketemu singkat. Ga bisa lama-lama karena Erin harus pergi sama temen-temennya lagi dan kita juga uda capek jalan sambil bawa-bawa barang belanjaan yang beratnya naujubile. Dan kita juga harus cepet-cepet ke Al-Falah buat ikutan pengajian. Yasutralah.. Cipika-cipiki trus babay..

(Ex-wuensche)

Di Al-Falah, perkumpulan pengajian orang Indo di Berlin gitu, kita dengerin ceramah terus makan lagi! Kali ini makan gulai ampe muntah-muntah.. Gulainya enak banget.. Udah lama saya ga makan daging kambing.. Huhuhuhuhuhu.. Jadi kangen nasi kebuli..


(Hbf Berlin)

Kesan saya tentang Berlin: This town is too hectic for me, mungkin kelamaan tinggal di desa kali ya saya, ngeliat kereta dan tram sliwiran jadi pusing-pusing gejala kehamilan.. Hahahaha.. Tapi perut teh emang uda kayak perut ibu hamil, makan mulu soalnya.. Parah nih saya!

My Mama got pregnant (again)

And I will become a sister with three young siblings in 9 jan 09..

SAK (Semester Abschluss Klausur)

Saya harus dapat minimal nilai SAK segini supaya lulus semester ini:

Deutsch 5.3 (VN: 3.3)
Mathe 6 (VN 2.4)
Physik 4.3 (VN: 4.4)
Chemie 5.3 (VN: 3.4)

Bisa ga ya? Bisalah yah, doain aja yah kawan-kawan! Kalo sampe ga lulus, gantung diri gw (uda disiapin tempat gantungannya ama Casuya gw).

This is what Indonesia should watch and learn...


DO YOU KNOW THAT...


1. Tidak menancapkan colokan listrik walaupun ketika alat elektronik itu dimatikan = menghemat 40-50% biaya listrik yang harus anda bayarkan tiap bulannya. Dan berarti pula, mengurangi panas yang timbul dari alat elektronik yang merembet kepemanasan global.

2. Kantong plastik butuh waktu 1000 tahun untuk terurai di TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Sekitar 300 juta buah kantong plastik dibuang tiap tahunnya di Indonesia. Belum lagi yang dibuang di sungai belakang rumah dan tempat-tempat yang tidak semestinya. Dan 10 kg kertas koran yang siap dijual loakan membutuhkan 1 pohon yang butuh waktu 10 tahun untuk jadi besar. Bayangkan yang terjadi dengan ilegal logging. How many trees has been cut down for you? Imagine how they make the world hotter?

3. Ketika anda membeli 1 liter air mineral di supermarket = anda membeli 5 liter air. Tanya kenapa? Karena di pabrik, untuk mendinginkan botol plastik panas yang baru dicetak membutuhkan 5 liter air. Ck ck ck... Kode botol apa yang aman digunakan sebagai botol air? Lihat tanda di bawah botol, cari nomor 2,3 atau 4. Selain nomor-nomor itu, they're not safe, karena sama saja anda makan plastik!

4. Tissue yang sudah dipakai itu tidak bisa di recycle. Begitu juga karton-karton yang bekas kena minyak, makanan, kue, minuman. They're only a waste, yang mau tidak mau tanahlah yang harus me-recycle. Perkiraan, orang memakai tissue 6 lembar sehari, 2.200 lembar setahun. Berarti kira-kira 44 MILIAR lembar seluruh Indonesia setahun. Kalau kita menghemat 1 lembar saja setiap hari, berarti kita mengurangi sampah kertas sebanyak 7 MILIAR lembar setahun. Hebatkan?

5. Be Green on ATM? Kalau di BCA kan ada yang ngambil duit tidak pake receipt atau be smart: transfer lewat Internet-banking atau Mobile-banking. 8 MILIAR kali transaksi di ATM yang mengeluarkan kertas receipt tiap tahun adalah salah satu sumber sampah terbesar di dunia. Kalau selama setahun orang transaksi tidak pakai kertas receipt, akan menghemat satu roll besar kertas yang bisa melingkari garis equator sampe 15 kali. Ck ck ck...

6. Minimal punya 2 macam tempat sampah dirumah. Membantu kita mengurangi polusi air, udara dan tanah. Pisahkan sampah basah (sisa makanan dan masakan, daun, minuman) dan sampah kering (botol, plastik, kertas, kaca).

7. Polar bear / beruang kutub tidak bisa berenang. Tapi karena global warming, di Kutub Utara, mereka harus berenang 30km untuk mencari es tempat berteduh. Bayangkan bagaimana kita yang nanti meninggalkan anak-anak kita dengan kondisi bumi yang semakin tidak enak untuk dihuni. Watch DISCOVERY CHANNEL: PLANET EARTH, pasti anda akan menangis melihat perjuangan seekor beruang kutub yang akhirnya mati karena kelelahan mencari daratan. Is that the world you will leave for your children?

Be smart for the sake of ourselves! Save the world, save our lifes, save our children!

demam Jason Mraz

Jason Mraz

Me & My Boyfriend Song : Lucky
My Fav Song : Older Lover Undercover
My Boyfriend's Fav Song : Life Is Wonderful (the lyric is super cool!)

Membolos itu menagihkan

Pertama-tama, nyoba-nyoba.
Kedua, males masuk.
Ketiga, telat bangun.
Keempat, badmood.

Kelima, keenam, ketujuh.. Ah!
Gila, harus dihentikan pola hidup seperti ini!

Happy Birthday, Fitra Zuniansah!

Semoga impian terpenuhi. Cita-cita tercapai. Cepet lulus, cepet kerja, cepet kawin. Dapet duit banyak, trus kita jalan-jalan keliling dunia (loh? kok ngarol ngidul?). Tapi yang terpenting, semoga lebih dekat dengan Tuhan (kamu lah yang lebih tahu soal ini). Lebih dewasa dan bijaksana dalam memandang hidup [yang kejam tapi indah ini (apalagi tambah kamu, lebih indah deh jadinya)<--wo wo wo gombal wo tya]. Semoga mulutnya ngina-ngina gw-nya berkurang. Semoga ujian GET1-nya nanti lulus sentosa. Semoga tambah sayang caisra mu ini :D:D:D:D

watch out your mouth ty!

this is not just a warn.

Insel Poel Small Trip

Saya dan teman-teman studienkolleg bersama-sama pergi ke Insel Poel (pulau Poel). Sebuah pulau kecil dekat Wismar. Perginya menaiki kapal. Pulangnya naik bis. Pantainya biasa aja (karena bagusan Bali atau Lombok kemana-mana). Kita (murid-murid Indo) berbekal bareng-bareng, ada sushi, kentang goreng, fischtaebschen, jelly, krupuk dll. Ady mencoba layangan barunya. Saya di pantai malah ga niat kena air laut (karena males basah-basah) walhasil saya duduk-duduk aja (bukannya sok nge-bule) berjemur. Overall, menyenangkan. Lumayan, menghilangkan stress kimia stress fisika sesaat.