Mengaku Rasul: Sesat

“Akulah pembawa peringatan dan akulah yang akan mengubahnya menjadi berita gembira. Akulah rasul yang akan meniupkan hujan, menghancurkan dinding-dinding kepedihan, dan merobohkan kesengsaraan!” Guru Samir berteriak, berapi-api, mencoba menembus keyakinan para anggota majelis dari titik terlemah mereka. 

Guru Samir terus meneriakkan semangat, di tengah para petani yang berlinang air mata menerima kegagalan pahit setelah membanting tulang selama berbulan-bulan.

Mereka seperti menemukan juru selamat baru, yang dikirim untuk menyelamatkan umat yang memercayainya. Dialah sang Imam yang dijanjikan! Yang mampu membuat mereka lupa bahwa juru selamat itu juga manusia biasa seperti mereka. 

*Film ini bercerita tentang rasul palsu dan ajaran sesat*

Film ini berhasil membuat saya gondok sama kiai yang mengaku rasul alias guru Samir. Tadinya sebelum saya menonton ini film, saya kira ini hanya film hidayah-hidayah ga jelas (maklum hidup saya jauh dari peradaban per-update-an film Indo). Tapi ternyata saudara-saudara, ajakan sang pacar tuk menonton pun saya ikuti saja, dan ternyata: sepanjang film saya emosi melulu. Yak. Bagus. Yang bikin film pinter nih, bisa mainin emosi yang nonton. Atau saya emosi gara-gara tema nya ya? Hm.. Tonton saja sendiri! (di: www.dennyshotspot.com, cinema gallery, indonesian movies)

No comments: